Tampilkan postingan dengan label BAHASA INGGRIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHASA INGGRIS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Oktober 2014

Pengertian, Fungsi, dan Contoh Particle

 

Pengertian Particle

Particle adalah suatu kata yang berbentuk tetap (tidak berubah bentuknya melalui inflection ~ proses pembentukkan kata dengan menambahkan ‘s atau ending tertentu pada base form) dan tidak termasuk dari salah satu parts of speech (noun, pronoun, verb, adjective, adverb, conjunction, preposition, interjection). 

Fungsi dan Contoh Particle

Berikut beberapa fungsi dan contoh particle dalam kalimat.
Fungsi ParticleContoh
Satu atau dua particle biasanya digunakan bersama verb untuk membentuk multi-word verb (disebut juga phrasal verb). Contoh particle:after, along, away, back, behind, by, down, in, of, off, on, up, out, intoI will look after your cat until you get home.
(Saya akan merawat kucingmu sampai kamu pulang ke rumah.)
Mark Zuckerberg dropped out of Harvard.
(Mark Zuckerberg keluar dari Harvard.)
Particle “to” bersama verb membentuk infinitive.They begin to understand each other.
(Mereka mulai memahami satu sama lain.)
Particle “not/n’t/’t” untuk membentuk negative construction.I can‘t find him anywhere.
(Saya tidak dapat menemukannya dimanapun.)
Dodon’t, let, dan let’s dapat digunakan untuk membentuk imperative sentence.Don’t be panic!
(Jangan panik!)
Let’s go to the gym!
(Ayo pergi ke gym!)

Particle vs Preposition

Sebagian besar particle tampak seperti preposition (lihat no. 1 tabel di atas). Untuk membedakannya, kamu dapat memindahkan kata tersebut beserta kata yang mengikutinya (noun) ke awal kalimat. Jika make sense, maka merupakan preposition; bukan particle.

Contoh Particle vs Preposition:

KalimatTesMake sense?
He will wait on the bridge.On the bridge, he will wait.
(Di atas jembatan, dia akan menunggu.)
Yes
He will wait on the guest.On the guest, he will wait.
[wait on (phrasal verb) ~ serve = melayani]
No

References:

  1. Particle. http://grammar.about.com/od/pq/g/particleterm.htm. Accessed on July 2, 2013.
  2. Grammatical particle. http://www.princeton.edu/~achaney/tmve/wiki100k/docs/Grammatical_particle.html. Accessed on July 2, 2013.
  3. Multi-word verbs. http://learnenglish.britishcouncil.org/en/grammar-reference/multi-word-verbs. Accessed on July 2, 2013.
  4. What is a particle? http://www-01.sil.org/linguistics/GlossaryOfLinguisticTerms/WhatIsAParticle.htm. Accessed on July 2, 2013.
  5. Prepositions. http://www.towson.edu/ows/prepositions.htm. Accessed on July 2, 2013.
  6.  http://www.wordsmile.com/grammatical-particle

Pengertian, Macam dan Contoh Kalimat Phrase dalam Bahasa Inggris

Pengertian Phrase

Phrase adalah kelompok kata yang saling berkaitan namun tidak mengandung unsur subject dan verb. Dengan memahami bagaimana cara membentuk dan fungsinya, akan memudahkan seorang penulis untuk membuat variasi di dalam suatu tulisan.

Macam dan Contoh Kalimat Phrase

Beberapa macam dan contoh kalimat phrase adalah sebagai berikut.
MacamKeteranganContoh Kalimat Phrase
Noun PhraseNoun phrase merupakan frasa antara noun (pronoun atau number) dan satu atau lebih modifier (determiner, adjective, participle, dll).

Contoh phrase:

my book, the next page, someone special
Are you waiting someone special?
(Kamu sedang menunggu orang spesial?)
Adjective PhraseAdjective phrase merupakan frasa yang terdiri dari adjective dan modifier, determiner, dan/atau intensifier.

Contoh phrase:

angry with you, very beautiful
Never have I been angry with you.
(Aku tidak pernah marah denganmu.)
Adverb PhraseAdverb phrase merupakan frasa yang terdiri dari adverb dengan qualifier (too, very, so, enough, etc) atau berupa prepositional atau infinitive phrase.

Contoh phrase:

very good, to love weight, during the hurricane
The people couldn’t do anything during the hurricane.
(Orang-orang tidak dapat melakukan apapun selama badai.)
Prepositional PhrasePrepositional phrase merupakan gabungan antara preposition dengan object dan berfungsi sebagai adverb.

Contoh phrase:

at school, because of rain, between you and me
There is distance between you and me.
(Ada jarak antara kamu dan aku.)
Infinitive PhraseInfinitive phrase merupakan kombinasi antara infinitive dan object, dimana berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverb.

Contoh phrase:

to run through the rain, to call him, to hear the news
The best time to call him is at night.
(Waktu terbaik untuk menelponnya adalah dimalam hari.)
Gerund PhraseGerund phrase terdiri dari gerund dan modifier dan/atau noun(s), pronoun(s), atau noun phrase, dimana berfungsinya sebagai noun.

Contoh phrase:

his singing, getting the best score, giving bribes to win the election
He should feel ashamed for giving bribes to win the election.
(Dia seharusnya merasa malu memberi suap untuk memenangkan pemilihan.)
Participial PhraseParticipial phrase merupakan kombinasi antara participle (present atau past participle) dengan modifier dan/atau complement. Fungsinya sebagai verb [bersama auxiliary membentuk progressive, perfect (continuous), dan passive voice] atau adjective.

Contoh phrase:

playing basketball, being parked there, working in my room
Working in my room, I didn’t let someone else to disturb.
(Bekerja di ruanganku, aku tidak membiarkan orang lain menggangu.)
Appositive PhraseAppositive phrase berupa noun phrase, gerund phrase, atau infinitive phrase yang berfungsi menerangkan noun atau pronoun lain.

Contoh phrase:

a foremost scientist, the best-selling car in Indonesia, sailing across the ocean
His hobby, sailing across the ocean, takes a lot of time.
(Hobinya, berlayar menyeberangi lautan, memakan banyak waktu.)
Absolute PhraseAbsolute phrase merupakan kombinasi noun atau pronoun dan participle dengan atau tanpa modifier. Fungsinya menerangkan independent clause yang dipisahkan dengan koma.

Contoh phrase:

His hands tugging on his mother’s shirttail
His hands tugging on his mother’s shirttail, the little boy asked his mother to buy a toy.
(Tangannya menarik-narik ujung baju ibunya, anak kecil itu meminta ibunya membelikan mainan.)

References:

Pengertian dan Contoh Kalimat Possessive Pronouns

Pengertian Possessive Pronoun

Possessive Pronoun adalah kata ganti yang berfungsi untuk menunjukkan kepemilikan. Di dalam suatu kalimat, kata ini dapat menempati posisi sebagai subjectsubject complement, atau direct object

Possessive Pronoun vs Possessive Adjective

Kata ini mirip dengan possessive adjective (disebut juga possessive determiner) — semakna namun berbeda dalam struktur. Possessive pronoun menggantikan noun sedangkan possessive adjective ditempatkan sebelum noun.
PersonNumberPossessive PronounNumberPossessive Adjective
1stsingularminesingular/pluralmy
2ndyoursyour
3rdhers, his, itsher, his, its
1stpluraloursour
2ndyoursyour
3rdtheirstheir

Catatan:

Hers dan her untuk female (perempuan), his untuk male (laki-laki), sedangkan its untuk gender netral.

Contoh Kalimat Possessive Pronoun vs Adjective:

Possessive PronounPossessive Adjective
Mine has worn out.
(Punya saya sudah aus.)
My shoes have worn out.
(Sepatu saya sudah aus.)
I like yours.
(Saya suka punyamu.)
I like your style.
(Saya suka gayamu.)
This is hers.
(Ini miliknya.)
This is her scarf.
(ini syalnya.)
They are using ours.
(Mereka sedang menggunakan punya kita.)
They are using our tools.
(Mereka sedang menggunakan peralatan kita.)
Yours are on the table.
(Punya kalian di atas meja.)
Your tickets are on the table.
(Tiket kalian di atas meja.)
Theirs are the best for dry skin.
(Punya mereka terbaik untuk kulit kering.)
Their products are the best for dry skin.
(Produk mereka terbaik untuk kulit kering.)

possessive pronounPenggunaan Possessive Pronoun

Possessive pronoun digunakan ketika object of possession diketahui berdasarkan konteks. Biasanya ada bagian pendahulu atau antecedent, singular atau plural, yang berhubungan dengan object of possession tersebut.

Contoh Kalimat Possessive Pronoun:

  • My brother’s study table was pink. Mine was light blue. (Meja belajar saudara saya merah muda. Punya saya biru muda.)
  • I hate my job. Do you hate yours? (Saya benci pekerjaan saya. Apa kamu benci (pekerjaanmu)?)
  • Whose wallet is this? It’s hers. (Dompet punya siapa ini? Itu miliknya.)
  • Those aren’t our new uniforms. Those are theirs. (Itu bukan seragam baru kita. Itu punya mereka.)

References:

  1. Possessive Pronouns. http://esl.about.com/od/grammarstructures/a/Possessive-Pronouns.htm. Accessed on December 10, 2013.
  2. Possessive Pronoun. http://grammar.about.com/od/pq/g/posspronterm.htm. Accessed on December 10, 2013.
  3. Possessive Pronouns and Adjectives. http://web2.uvcs.uvic.ca/elc/studyzone/330/grammar/poss.htm. Accessed on December 10, 2013.
  4. Possessive Pronouns. http://www.englishclub.com/grammar/pronouns-possessive.htm. Accessed on December 10, 2013.
  5.  http://www.wordsmile.com/pengertian-dan-contoh-kalimat-possessive-pronouns

Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat Adjective Clause

Pengertian Adjective Clause

Adjective clause atau relative clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai adjective dan menjelaskan tentang noun atau pronoun pada main clause dari suatu complex sentence (kalimat yang terdiri dari independent clause dan satu atau lebih dependent clause).
Posisi adjective clause selalu mengikuti noun atau pronoun yang diterangkannya. Di dalam kalimat, noun atau pronoun itu berfungsi sebagai subject atau object. Adjective clause dimulai dengan suatu kata yang disebut relative pronoun (who, whom, that, which, whose, etc) yang berfungsi menjembatani hubungan dengan noun atau pronoun yang diterangkannya.

Contoh Adjective Clause pada Complex Sentence:

Simple SentenceComplex SentenceKeterangan
The book is interesting.The book that he has read is interesting.The book: noun (phrase), that: relative pronoun, that he has read: adjective clause yang menjelaskan the book. Merupakan klausa karena terdiri dari subject (he) dan verb (has read) dan merupakan adjective clause karena menjelaskan noun.

Rumus Adjective Clause

adjective clauseComplex Sentence:

Independent Clause + Adjective Clause

Adjective Clause:

Relative Pronoun +/- S*+V
Keterangan: *Relative pronoun (who, which, that) dapat berfungsi sebagai subject jika tidak ada subject.

Fungsi Relative Pronoun pada Adjective Clause

Beberapa fungsi relative pronoun di dalam adjective clause berikut contohnya adalah sebagai berikut.
FungsiRelative PronounContoh Adjective ClausePembuktian
Subjectwho, that, whichthat was made of cheddar cheese.coba substitusi dengan “It” (subjective personal pronoun)
Object*whom, that, which, whowhom I want to buycoba substitusi dengan “it” (objective personal pronoun)
Possessivewhosewhose house has burned downcoba substitusi dengan “his” (possessive personal pronoun)
*Dapat dihilangkan pada defining relative clause.

Punctuation (Tanda Baca) pada Adjective Clause

Saat menerangkan subject, posisi adjective clause akan berada di tengah kalimat. Klausa tersebut dapat diapit koma ataupun tidak, tergantung pada penting atau tidaknya informasi tambahan yang dibawanya. Informasi tersebut dinilai essential (penting) atau restrictive jika akan mengubah makna kalimat jika dihilangkan. Pada situasi tersebut, koma tidak digunakan. Klausa yang membawa informasi essential tersebut dinamakan defining clause. Sebaliknya, jika informasi non-essential (tidak penting) atau non-restrictive karena dapat dihilangkan tanpa merubah makna kalimat, maka koma digunakan. Klausa yang membawa informasi non-essential tersebut dinamakan non-defining clause.

Contoh Complex Sentence:

  • Essential: People who chew well may have healthy digestion.
  • Non-essential: Yulia, who works out three times a week, has a positive body image.

Contoh Kalimat Adjective Clause

Beberapa contoh kalimat adjective clause dengan berbagai relative pronoun dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Relative PronounContoh Kalimat Adjective ClauseKeterangan
whoHe is the man who works hard to support their daily needs.
(Dia pria yang bekerja keras untuk menanggung kebutuhan sehari-hari mereka.)
Adjective clause  menerangkan noun (the man) yang berfungsi sebagai subject complement.
whomThe woman whom you saw last night is my sister.
(Wanita yang kamu lihat tadi malam adalah saudara saya.)
Adjective clause menerangkan noun (the woman) yang berfungsi sebagai subject kalimat.
whoseThe man, whose car is antique, works as a lecturer.
(The man yang punya mobil antik itu bekerja sebagai dosen.)
Adjective clause menerangkan noun (the man) yang berfungsi sebagai subject kalimat.
whichMueeza, which is very faithful, is my cat.
(Mueeza, yang sangat setia, adalah kucing saya.)
Adjective clause menerangkan noun (Mueeza) yang berfungsi sebagai subject kalimat.
where (relative adverb)Bandar Lampung is a city where I was born.
(Bandar Lampung adalah kota dimana saya dilahirkan.)
Adjective clause menerangkan noun (a city) yang berfungsi sebagai subject complement.
thatIt is the car that I have dreamed for many years ago.
(Ini mobil yang telah saya impikan sejak beberapa tahun yang lalu.)
Adjective clause menerangkan noun (the car) yang berfungsi sebagai subject complement.

References:

  1. Adjective Clauses. http://faculty.deanza.edu/flemingjohn/stories/storyReader$20. Accessed on September 30, 2012.
  2. Kinds of Sentences and Their Punctuation. http://www.towson.edu/ows/sentences.htm. Accessed on September 30, 2012.
  3. When a Relative Pronoun is Used as a Subject of an Adjective Clause. http://writing.wisc.edu/Handbook/SubjectVerb.html#relative. Accessed on October 5, 2012.
  4. Defining Clauses. http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/645/01/. Accessed on November 5, 2012.
  5.  http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-adjective-relative-clause

Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat 16 Tenses Bahasa Inggris

Pengertian Tenses

Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa. Di Indonesia dikenal 16 macam tenses bahasa Inggris.

Macam-Macam, Penggunaan, Rumus dan Contoh Kalimat Tenses

Berikut macam-macam, penggunaan, rumus dan contoh 16 macam tenses bahasa Inggris.
Macam TensePenggunaan dan Rumus TensesContoh Kalimat Tenses
Simple Present TenseTense ini untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan opini pembicara.)
S + V-1
Present Continuous TenseTense ini untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung sekarang atau rencana dimasa depan.I’m driving a car to Bandung now.
(Saya sedang menyetir mobil ke Bandung sekarang.)
S + am/is/are + present participle
Present Perfect TenseTense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.I have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
S + have/has + past participle
Present Perfect Continuous TenseTense ini untuk mengungkapkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang.The toddlers have been playing a ball for an hour.
(Balita-balita itu telah bermain bola selama satu jam.)
S + have/has + been + present participle
Simple Past TenseTense ini untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.The party started at 10.00 a.m.
(Pesta dimulai jam 10 pagi.)
S + V-2
Past Continuous TenseTense ini digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.The team was playing basketball all day yesterday.
(Tim bermain basket sepanjang hari kemarin.)
S + was/were + present participle
Past Perfect TenseTense ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.When he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
S + had + past participle
Past Perfect Continuous TenseTense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu.The labors had been demonstrating for an hour when the manager came.
(Pekerja telah berdemonstrasi selama satu jam ketika manager datang.)
S + had + been + present participle
Simple Future TenseTense ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.You will win the game.
(Kamu akan memenangkan permainan tersebut.)
S + will + bare infinitive S + be(is/am/are) + going + infinitiveI am going to meet him tomorrow.
(Saya akan menemuinya besok.)
Future Continuous TenseTense ini untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.He will be sleeping at 10 p.m.
(Dia akan sedang tidur pada jam 10 malam.)
S + will + be + present participle
Future Perfect TenseTense ini untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.At this time next month, I’ll have finished my English course.
(Pada waktu yang sama bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus bahasa Inggris.)
S + will + have + past participle
Future Perfect Continuous TenseTense ini untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.The cat will have been sleeping long when you get home.
(Kucing itu telah lama tidur ketika kamu pulang.)
S + will + have + been + present participle
Simple Past Future TenseTense ini untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada dimasa lalu.He would forgive you.
(Dia akan memaafkanmu.)
S + would + bare infinitive
Past Future Continuous TenseTense ini untuk membicarakan suatu aksi yang akan sedang berlangsung (berupa prediksi/rencana) di masa depan pada saat berada dimasa lalu.She would be working at nine o’clock this morning.
(Dia akan sedang bekerja jam sembilan pagi ini.)
S + would + be + present participle
Past Future Perfect TenseTense ini untuk membicarakan suatu aksi aktivitas yang akan telah dilakukan di masa lalu. Bentuk ini juga digunakan pada conditional sentence type 3.I thought you would have slept by the time I arrived.
(Saya pikir kamu akan sudah tidur pada saat saya tiba.)
S + would + have + past participle
Past Future Perfect Continuous TenseMirip dengan future perfect continuous tense, namun realisasi aksi yang dilakukan dapat diketahui sekarang karena aksinya terjadi di masa lampau.He would have been working as a civil engineer in Jakarta by the end of this week last month.
(Dia akan telah bekerja sebagai enjinir sipil di Jakarta pada akhir minggu ini bulan lalu.)
S + would + have + been + present participle

Catatan:

Rumus pada tabel di atas merupakan rumus umum. Beberapa tense seperti simple present tense dan simple future tense memiliki opsi rumus lain yang dijelaskan lebih detail di halaman masing-masing.

References:

  1. Simple Present Tense. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/tenses/simple_present.htm. Accessed on February 19, 2012.
  2. Sequence of Tenses. http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/601/01/. Accessed on February 21, 2013.
  3. Verb Tenses. http://faculty.washington.edu/marynell/grammar/verbtenses.html. Accessed on February 21, 2013.
  4. Future-in-the-past. http://grammar.about.com/od/fh/g/Future-In-The-Past.htm. Accessed on December 11, 2012.
  5. Purnama, Puji. (2012). Melahap 16 English Tenses Semudah Makan Fastfood. Yogyakarta: New Diglossia.
  6. Hanafi, Tommy. (2011). Pasti Cepat Bisa 16 Tenses. Yogyakarta: Javalitera.
  7.  http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-16-macam-tenses-bahasa-inggris

Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense

 Pengertian Simple Present Tense

Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini. Bentuk kata kerja ini paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. 

Penjelasan dan Rumus Simple Present Tense

Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) atau linking verb “be” (is, am, are). Apa itu verb-1? Verb-1 merupakan bare infinitive dengan tambahan -s atau -es khusus untuk subject berupa singular noun (kata benda tunggal: Tita, book, car) atau third person singular pronoun (kata ganti orang ketiga tunggal: she, he, it). Dengan demikian rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
KalimatRumus Simple Present TenseContoh Simple Present Tense
positif
(+)
S + V-1
S +/- auxiliary(do/does) + bare infinitive
She likes eating out
S + be(am/is/are)The children are naughty.
negatif
(-)
S + aux. verb(do/does) + not + bare infinitiveShe doesn’t like eating out
S + be(am/is/are) + notThe children aren’t naughty
interogatif
(?)
Do/Does + S + bare infinitiveDoes she like eating out
Be(am/is/are) + SAre the children naughty

Catatan:

Pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb (do/does) tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi kata kerja.

Simple Present Tense vs Present Continuous Tense

Simple Present TenseAktivitas atau kejadiaan pada simple present tense terjadi pada saat ini (present) namun tidak benar-benar sedang berlangsung seperti present continuous tense. Berikut perbandingannya.
  • Simple present tense: He sleeps without a pillow. (Dia tidur tanpa bantal. ≈ habit)
  • Present continuous tense: He is sleeping without a pillow. (Dia sedang tidur tanpa bantal)

Contoh Kalimat Simple Present Tense

Beberapa fungsi dan contoh kalimat simple present tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut.
FungsiContoh Kalimat Simple Present Tense
Simple present tense untuk menyatakan habitual action (kebiasaan) dimana sering digunakan adverb of frequency (always, often, usually, every day/week, month, all the time, etc) sebagai time signals.He always consumes low GI rice.
(Dia selalu mengonsumsi beras rendah GI.)
She sends much money to her parents in the village every month.
(Dia mengirimkan banyak uang kepada orangtuanya di desa setiap bulan.)
Factual (kebenaran umum/fakta yang tak terbantahkan)The sun rises from the east and sets in the west.
(Matahari terbit dari ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.)
Water boils at 100 degrees Celcius.
(Air mendidih pada suhu 100 derajat celcius.)
Simple present tense digunakan untuk membuat simple statement yang berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakan verb be).I live in Jakarta.
(Saya tinggal di Jakarta)
She is so beautiful.
(Dia sangat cantik.)
He’s angry.
(Dia marah.) [tidak general: terjadi sekarang]
Simple present tense menggunakan stative verb (non-action verb) untuk menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state), dan kepemilikan (possession)She loves dancing.
(Dia suka menari.)
I see tears in your eyes.
(Saya melihat air mata di matamu.)
We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan pendapat pembicara tersebut.)
My brother owns a new house.
(Saudaraku memiliki rumah baru.)
Simple present tense digunakan untuk membicarakan rencana atau jadwal di masa depan namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan tentang transportasi atau event. Verb yang biasa digunakan antara lain: arrive, come, & leave.The ship leaves the harbour this night at 7 o’clock.
(Kapal meninggalkan pelabuhan malam ini jam 7.)
He arrives from Osaka at 1 pm.
(Dia tiba dari Osaka jam 1 siang.)
The ceremony starts at nine.
(Upacara dimulai jam sembilan.)
Simple present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi.You add a glass of coconut milk into a pan and then boil it.
(Kamu tambah segelas santan ke dalam panci lalu rebus.)
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.)
Simple present tense digunakan pada conditional sentence tipe 1.If you meet the naughty boy, your parents will be angry.
(Jika kamu bertemu dengan anak nakal itu, orangtuamu akan marah.)
I will go swimming if I have free time.
(Saya akan pergi berenang jika ada waktu.)

References:

  1. Simple Present Tense. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/tenses/simple_present.htm. Accessed on February 19, 2012.
  2. The Present Continuous and the Simple Present. http://fog.ccsf.edu/~lfried/grammar/present.html. Accessed on February 19, 2012.
  3. Simple Present Tense. http://www.mit.edu/course/21/21.guide/present.htm. Accessed on February 19, 2012.
  4. The Present Simple Tense. http://esl.fis.edu/grammar/rules/pressimp.htm. Accessed on February 19, 2012.
  5. Simple Present Tense. http://www.stanford.edu/~kenro/Edu208/GrammarUnits/simplepresentUnit.html. Accessed on February 19, 2012.
  6.  http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-simple-present-tense

Pengertian dan Contoh Kalimat Verb Phrase

Pengertian Verb Phrase

Verb phrase berdasarkan traditional grammar adalah kelompok kata berupa main verb dan auxiliary verb-nya, sedangkan berdasarkan generative grammar adalah predicatemain verb beserta seluruh elemen yang melengkapinya: auxiliary verb, complement, dan/atau modifier, kecuali subjek kalimat.

Tabel Verb Phrase: Traditional vs Generative Grammar

Contoh Kalimat Verb PhraseVerb Phrase
Traditional GrammarGenerative Grammar
He sleeps without a pillow.
(Dia tidur tanpa bantal.)
sleepssleeps without a pillow
I will ask you a question.
(Saya akan menanyakan satu pertanyaan kepadamu.)
will askwill ask you a question

Lebih banyak Contoh Verb Phrase

Contoh-contoh verb phrase berikut berdasarkan traditional grammar. Keterangan: Verb phrase = bold.
Contoh Kalimat Verb PhraseKeterangan
I enjoy swimming.
(Saya menikmati berenang.)
enjoy = main verb
You should see a doctor during pregnancy.
(Kamu seharusnya mengunjungi dokter selama hamil.)
should = modal auxiliary verb;
see = main verb
It has just been raining in Bandung.
(Baru saja turun hujan di Bandung.)
has, been = auxiliary verb;
just = adverb (modifier);
raining = main verb berupa present participle
That is yours.
(Itu milikmu.)
is = main verb berupa linking verb
He has worked at the office since January.
(Dia telah bekerja di kantor itu sejak Januari.)
has = auxiliary verb;
worked = main verb berupa past participle

References:

  1. Verb Phrase (VP). http://grammar.about.com/od/tz/g/verbphraseterm.htm. Accessed on December 11, 2013.
  2. Verb Phrases. http://learnenglish.britishcouncil.org/en/english-grammar/verbs/verb-phrases. Accessed on December 11, 2013.
  3. What is a Verb Phrase? http://www-01.sil.org/linguistics/GlossaryOfLinguisticTerms/WhatIsAVerbPhrase.htm. Accessed on December 11, 2013.
  4. Got a Verb Phrase?https://www.msu.edu/~lerchkar/CEP811/Got%20a%20Verb%20Phrase.ppt. Accessed on December 11, 2013.
  5.  http://www.wordsmile.com/pengertian-dan-contoh-kalimat-verb-phrase

Pengertian, Penggunaan dan Contoh Kalimat Auxiliary Verbs

Pengertian Auxiliary Verb

Auxiliary verb adalah kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama) di dalam suatu kalimat untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Tidak seperti kata kerja utama, auxiliary verb tidak mempunyai arti sendiri.
Kata kerja pembantu ini terdiri dari primary (be, do, have) dan modal auxiliary verb (can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to).

Kombinasi Auxiliary Verb

Sebuah kata kerja utama dapat dilengkapi sampai tiga auxiliary verb dimana terdiri dari modal dan satu atau dua primary auxiliary verb. Contoh kombinasi pada kata kerja ini dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.

auxiliary verbsContoh Kombinasi Antar Auxiliary Verb:

  • The children should have slept. (modal: should, primary: have; Present Perfect Tense)
  • The book has been read. (primary: has, been;
    Passive-Present Perfect Tense)
  • I have been driving for an hour. (primary: have, been; Present Perfect Continuous Tense)
  • I will have been sleeping. (modal: will, primary: have, been; Future Perfect Continuous Tense)

Primary Auxiliary Verb


Primary Auxiliary Verb
 terdiri dari be, do, dan have. Ketiga kata kerja ini dapat pula berfungsi sebagai kata kerja utama.

Tabel Penggunaan dan Contoh Be, Do, & Have

Penggunaan dan contoh kalimat primary auxiliary verb be, do, dan have dapat dilihat pada tabel sebagai berikut.
Auxiliary VerbPenggunaanContoh Kalimat Auxiliary Verb
Be
(am, is, are, was, were, be, being, been)
Auxiliary verb “be” untuk membentuk present/past continuous/progressive tense. Kemudian dapat pula ditambahkan modal will untuk membentuk future continuous.She is brushing the bathroom floor.
(Dia sedang menyikat lantai kamar mandi.) Present Continuous
They were roasting corns at this time last night.
(Mereka sedang membakar jagung tadi malam.) Past Continuous
The party will be starting at this time tomorrow.
(Pesta akan sedang berlangsung besok.) Future Continuous
Be bersama auxiliary verb have membentuk present/past perfect continuous/progressive tense. Dapat pula ditambahkan modal will untuk membentuk future perfect continuous.He has been driving for an hour.
(Dia telah menyetir selama satu jam.) Present Perfect Cont
You will have been sleeping long.
(Kamu akan telah tidur lama.) Future Perfect Cont.
Be untuk membentuk passive voiceYour cake is being eaten by him.
(Kuemu sedang dimakannya.)
The room was cleaned by my assistant last night.
(Ruangan itu dibersihkan oleh asisten saya tadi malam.)
Do
(do, does, did)
Auxiliary verb “do” untuk memberikan penekanan pada kalimat indicative (normal) maupun
imperative, dan adverb of frequency.
I do finish my homework.
(Saya harus menyelesaikan PR.)
Do open the door.
(Buka pintu.)
Tina seldom does wash her shoes.
(Tina jarang mencuci sepatunya.)
Do untuk mengajukan pertanyaan (question tag[1], Yes-No[2], dan Wh-question[3]). Dapat pula digunakan untuk mengajukan clarifying question[4] (pertanyaan klarifikasi) berhubungan negative statement (pernyataan negatif) sebelumnya.You love your job, don’t you?[1]
(Kamu suka pekerjaanmu kan?)
Did you see him yesterday?[2]
(Apakah kamu melihatnya kemarin?)
What does she want from you?[3]
(Apa yang dia inginkan darimu?)
“Diana didn’t have much money.”
“Then who did lend it me?”[4]
(“Diana tidak punya banyak uang.”
“Lalu siapa yang meminjaminya padaku?”)
Auxiliary verb ini bersama not untuk membentuk kalimat negatifI do not like coffee.
(Saya tidak suka kopi.)
She didn’t come last night.
(Dia tidak datang semalam.)
Do untuk membuat short answer (jawaban pendek)Yes, I do.
Yes, she does.
Auxiliary verb ini dipadukan dengan conjunction so dan neither untuk mengekspresikan similarity (persamaan) dan differences (perbedaan).My brother loves swimming and so do I.
(Saudara saya suka berenang dan saya juga.)
I don’t want to spend my money unwisely; neither does my friend. (Saya tidak ingin menghabiskan uang dengan tidak bijaksana; teman saya juga.)
Have
(have, has, had)
Auxiliary verb “have” untuk membentuk perfect tenseDira has studied in French since April.
(Dira telah belajar di Perancis sejak April.) Present Perfect
I had already had breakfast by the time he picked me up.
(Saya sudah sarapan sewaktu dia menjemput.) Past Perfect
Have dikombinasikan dengan modal untuk mengekspresikan possibility (kemungkinan) dimasa lalu.He might have realized his mistakes.
(Dia mungkin telah menyadari kesalahannya.)
My father may have read this book.
(Ayah saya mungkin telah membaca buku ini.)

References:

  1. Helping and Modal Auxiliary Verbs. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/auxiliary.htm. Accessed on October 10, 2012.
  2. Helping Verb. http://grammar.about.com/od/fh/g/helpverbterm.htm. Accessed on October 10, 2012.
  3. Notes on “Do”. http://grammar.about.com/od/irregularverbs/a/Notes-On-Do.htm. Accessed on October 10, 2012.
  4. Helping Verbs. http://www.englishclub.com/grammar/verbs-what_classification-helping.htm. Accessed on October 10, 2012.
  5. The Auxiliary Verb. http://www.chompchomp.com/terms/auxiliaryverb.htm. Accessed on October 10, 2012.
  6.  http://www.wordsmile.com/pengertian-penggunaan-dan-contoh-kalimat-primary-auxiliary-verbs

Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat Passive Voice

Pengertian Passive Voice

Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject kalimat tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau ditindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak.  Sebaliknya, pada konstruksi active, subject berhubungan langsung dengan verb dengan bertindak sebagai pelaku aksi. Kalimat aktif dapat ditransformasi menjadi pasif, namun hanya transitive verb (diikuti direct object) yang dapat diberlakukan demikian.

Rumus Passive Voice

Rumus passive voice adalah sebagai berikut di bawah ini.
passive voice

Catatan:

  • Auxiliary verb dapat berupa primary auxiliary verb be (is, are, am, was, were, be, been, being), kombinasi antara dua primary (is/are being, was/were being, has/have been) atau antara primary dan modal auxiliary verb (will be, will have been).
  • Past participle yang digunakan berupa kata kerja transitive.
Contoh: She can’t drive a car. (active voice, transitive), He always come on time. (active voice, intransitive)
Contoh: play (base form) —> played (past participle), sing (base form) —> sung (past participle)

Contoh Kalimat Passive Voice pada Auxiliary Verb be:

KomponenContoh Kalimat Passive Voice
SubjectbePP
IampaidI am paid in dollars.
(Saya dibayar dalam dollar.)
the red velvet recipeisusedThe red velvet recipe is used by many people.
(Resep red velvet tsb digunakan oleh banyak orang.)
all of my shoesarewashedAll of my shoes are washed every month.
(Semua sepatu saya dicuci setiap bulan.)
large amounts of meat and milkareconsumedLarge amounts of meat and milk are consumed by many people in the countries.
(Sejumlah besar daging dan susu dikonsumsi oleh banyak orang di negara-negara tsb.)
the bookwaseditedThe book was edited by Beatrice Sparks.
(Buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)
the bookswereeditedThe books were edited by Beatrice Sparks.
(Buku-buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)

Pengecualian pada Transitive Verbs

Tidak semua transitive verb, kata kerja yang memiliki direct object, dapat dipasifkan. Beberapa kata kerja tersebut yang antara lain: have, become, lack, look like, mean, dll akan terdengar tidak wajar maknanya ketika dipasifkan. Beberapa contoh kalimat dari kata kerja tersebut adalah sebagai berikut.

Contoh:

  • I have a great new idea. —> tidak dapat dipasifkan dengan: A great new idea is had by me.
  • The snack contains aspartame. —> tidak dapat dipasifkan dengan: Aspartame is contained by the snack.

References:

  1. The Passive. http://www.bbc.co.uk/worldservice/learningenglish/grammar/learnit/learnitv65.shtml. Accessed on March 6, 2013.
  2. Passive Voice. http://writingcenter.unc.edu/handouts/passive-voice/. Accessed on March 6, 2013.
  3. Active/Passive Voice. http://www.towson.edu/ows/activepass.htm. Accessed on March 6, 2013.
  4. The Passive Voice. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/passive.htm. Accessed on March 6, 2013.
  5. Passive Voice: When to Use It and When to Avoid It. http://www.writing.utoronto.ca/advice/style-and-editing/passive-voice. Accessed on March 6, 2013.
  6. Passive Voice. http://www.englishclub.com/grammar/verbs-voice_passive.htm. Accessed on March 6, 2013.
  7.  http://www.wordsmile.com/pengertian-rumus-dan-contoh-kalimat-passive-voice

Sheilla Cikita Nanda Wisudawati

Sheilla Cikita Nanda Wisudawati

Categories

Popular Posts

Pages

Text Widget

Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Social Icons

Followers

Featured Posts